Kamis, 22 Desember 2011

Setiap Hari Adalah Hari Ibu

Beberapa minggu yang lalu, gue pergi ke Toko MG music jalan Arteri buat beli gitar. Setelah gue dapetin apa yang gue mau, gue pun bergegas pulang dan menunggu taksi di halte. Di samping gue, ada suara anak kecil dengan riang gembira menjawab pertanyaan-pertanyaan yang dibacakan ibunya. Suara itu memancing gue buat menoleh, dan gue pun melihat pemandangan yang luar biasa. Seorang malaikat sedang bertugas dengan baik menjaga putrinya dengan penuh kasih sayang. Diam-diam gue ambil foto mereka, untuk mengingatkan gue bahwa kasih sayang ibu itu emang satu-satunya pemandangan yang mampu menyaingi indahnya pelangi yang sedang melukis langit dikala gerimis mengguratkan sendu di hati.


Oke.. Berhubung ini adalah hari Ibu.. Gue mau menuhin janji gue kemaren di postingan "Mamaku Seorang Penjual Jamu".

Postingan kali ini bakal gue dedikasikan sepenuhnya untuk ibu-ibu di dunia. Para malaikat yang belum bisa terbang kembali ke surga demi menjaga putra-putri mereka. So, gue bakal memuat beberapa cerita luar biasa mengenai ibu mereka, yang dikirimkan teman-teman pembaca setia via email.

Here they are, and enjoy!

==========================================
Assalamualaikum WR. WB.

Gue Zani bang, salah satu followers lu di twitter,
Setelah gua baca post-an abang yg 'Mamaku seorang penjual jamu'. Gue jadi ikut tersentuh,dan mikir tentang mama gue. Ya gue mau curhat tentang mama gue. Oke, gak usah banyak basa-basi ya bang.

Jadi tuh mama gue orangnya sederhana banget, dia tuh kerja jadi dosen dan setiap kerja pake sepatu yg udah di 'tambal' beberapa kali. Itu adalah contoh kecil indahnya kesederhanaan beliau di mata gue.

Gue tuh dulu lahir sebagai bayi yang normal bang, dan pas umur 3 bulan gua dapet 'cobaan'. Waktu itu, gue tidur tengkurep di bawah meja tipi. Dan gak tau kenapa, tuh tipi tiba-tiba jatoh dan nimpa gue dari punggung sampe leher, dan saraf C5-T1 gue rusak atau putus. Akibatnya tangan kiri gue dari pergelangan sampe ujung jari gak bisa gerak, dan sel syaraf motorik tangan kanan gue gak bekerja secara 'sempurna'. Sehingga untuk mengetik email ini, gue harus lumayan bersusah payah. Terus kaki kiri gue pun tumbuh lebih kecil sedikit daripada kaki kanan gue. Gue kadang bertanya tanya siapa yg salah? Dan kenapa keadaan gue harus begini seumur hidup? Tapi yang jelas, ibu gue selalu ada di sana untuk melayani segala kebutuhan gue.

Oke, kembali ke masalah mama gue, pas gue mengalami kecelakaan itu, beliau lagi ngambil S2 tahap akhir, dan beliau pun ngundurin diri cuma buat ngerawat gue bang. Beliau ngorbanin kuliah beliau demi biaya berobat gue yg sampe berpuluh-puluh juta. Gua juga baru tau sekarang bang, setelah gue gede. Karena dulu beliau tidak mau menceritakan pengorbanan beliau itu ke gue. Gue inget banget waktu gue lulusan SD bang, ibu gue cuma pake jilbab, kaos, dan penampilan beliau sederhana banget gitu, sedangkan orang tua murid yg laen pada mewah-mewah. Itu yang membuat gue salut sama beliau.

Ada masanya, dulu gua rada 'bandel', kadang gue bentak ibu gue, dan sekarang gue nyesel banget bang. Karena sekarang gue baru sadar bahwa semua yang beliau lakukan itu semata-mata niatnya buat bikin gue seneng. Bukan buat ngecewain gue, meskipun kadang gue menerjemahkannya sebagai cara yang salah.

Saat ini ibu gue lagi ngambil S3 sambil kerja dan ngurusin anak-anaknya. Kadang gue kasian ngeliat ibu gua, tapi gua gak bisa ngapa-ngapain. Ibu gue selalu bilang gini kalo gue mau ngasih 'hadiah' :

"Ibu gak butuh kok,masih ada yg lama dan masih bisa dipake . Mending uangnya ditabung buat kamu kuliah".

Itu nyesek banget bang. Dari sekian banyak hal yang beliau kasih ke gue, sampe sekarang gue belom bisa bales apa-apa.

Waktu SMP, gue mengalami masa-masa dimana gue mencoba menentang keadaan gue. Gue mulai minta yg aneh-aneh ke ibu gue. Kayak meminta beliau buat meriksain tangan gua, kali-kali bisa dioperasi. Dan beliau selalu mengusahakan segala permintaan gue itu dengan optimal, meskipun beliau sendiri kadang-kadang nggak tau mau makan apa esok hari. Dan semuanya ternyata nihil. Kadang gue emang gak bisa nerima keadaan tangan gue yang kayak gini. Tapi ibu gue selalu bilang :

"Lihat tuh masih ada yg lebih 'parah' daripada kamu. Bersyukurlah kamu masih diberikan anugerah yang paling indah dari Tuhan, yaitu hidup..".

Kalimat itu benar-benar bisa meredam segala ambisi gue, dan membuat gue lebih ikhlas menerima keadaan.

Sekarang gue nggak iri sama temen-temen yang punya tubuh normal, gue bangga punya ibu kayak ibu gue. Karena semua hal yang beliau berikan itu berselimutkan keikhlasan, ketulusan dan rasa sayang yang luar biasa. Itu yang membuat gue selalu merasa sempurna. :')

Terima kasih untuk waktu abang yang udah ngebaca cerita gue.

==========================================

Next Story dari :
ayik2945@yahoo.com

Bang, aku juga mau cerita tentang pengorbanan ibuku ya (terus terang cerita bang alit tentang ibu di twiter abang kemaren, nyentuh banget, sehingga aku ingat betapa hebat pengorbanan seorang ibu).

Baiklah..
Keluarga kami bukan keluarga kaya, namun cukuplah untuk sehari-hari. Ibu bantu keuangan keluarga dengan jadi penjahit, langganan beliau lumayan banyak. Beliau berusaha memenuhi keperluan anaknya tanpa mengutak-atik uang dari bapak.

Agustus tahun 2000 tak akan terlupa buatku, dimana bulan itu, pada hari pengumuman kelulusan tes UMPTN ku, di hari yg sama juga ibu punya pengumuman di rumah bahwa beliau terkena kanker usus. Memang gejalanya telah tampak beberapa bulan terakhir, namun saat diperiksa ke dokter dikatakan tidak apa-apa, hingga ibu bertemu dokter yang biasa menangani keluarga besar yang juga kebetulan tetangga di kampung.

Bulan itu menjadi penuh pertimbangan buat kami, keuangan keluarga kami yang serba pas-pasan, membuatku memutuskan untuk tidak melanjutkan kuliah dan mengorbankan kelulusan UMPTN ku. Aku mengusulkan agar uang itu dipakai berobat saja oleh ibu. Namun ibu bilang, uang itu harus dipakai biaya kuliah karena beliau tidak mau anaknya tidak mendapatkan pendidikan. Aku menghadapi sebuah dilema bang. Aku bingung, bila aku kuliah, sama saja aku membiarkan ibu menghadapi penderitaan beliau. Sedangkan bila aku tidak kuliah, sama saja aku tidak mendengarkan amanat beliau.

Hingga akhirnya ibu benar-benar meyakinkan aku untuk tetap kuliah di akademi kebidanan (itu merupakan keinginan beliau), dan ibu berjanji untuk tetap melanjutkkan pengobatan hingga aku sukses jadi bidan dan bisa mengobati beliau. Hal itu memotivasiku untuk tetap melanjutkan cita-cita sekaligus amanat beliau.

Tapi berselang 6 bulan, tepatnya tanggal 10 desember taun 2000, ibu menghembuskan nafas terakhirnya karena sudah tak kuat menahan sakit. Dan yang aku sesali, aku tak sempat memenuhi keinginan beliau untuk sekedar menyuntikkan vitamin atau memberikan obat kepada beliau. Karena pada saat beliau meninggal, aku masih semester I dan belum mempelajari ketrampilan tersebut.

Tapi lama-lama aku sadar, penyesalan tidak akan membuat ibuku hidup lagi. Lebih baik aku menjalankan amanat beliau dengan sebaik-baiknya, jangan sampai pengorbanan beliau sia-sia, sehingga beliau bisa tersenyum di surga. Dan dari kejadian itu, aku belajar bahwa seorang ibu pasti akan melakukan apa saja untuk kebaikan anaknya meskipun harus mengorbankan dirinya. :)

==========================================

Dan ada salah satu pembaca blog gue (melia_lovestary@yahoo.co.id), yang rela mencurahkan idenya untuk membuat puisi tentang ibu gue.. Keren banget.. sumpah! *lap ingus*

"Puisi ini terinspirasi dari cerita bang alit. :)"

Malaikat Tak Bersayap

Pagi itu.. Dikala mentari tersenyum pada bumiku..
Engkau bersibuk diri dengan ramuanmu..
Pagi itu.. Dikala aku menyandang tas sekolahku..
Engkau bergegas mengendong si bakul jamu..
Pagi itu.. Dikala aku melangkah bersama teman-temanku..
Engkau berteriak dengan suara khasmu..

Ketika malam datang menyapaku..
Engkau terdiam membasuh keringatmu..
Ketika aku menangis menahan rindu..
Engkau duduk bersimpuh berdoa untukku..
Ketika aku terlelap dalam mimpiku..
Engkau membelaiku dari jauh..

Mungkin.. Pundakmu letih memikul bakul itu..
Mungkin.. Kakimu tak sanggup lagi berjalan jauh..
Mungkin.. Tanganmu bosan meracik ramuan itu..
Tapi.. kau tak pernah berhenti untuk sekali waktu..
Kau terus melakukan itu demi aku.. anakmu..

Bisakah pundakmu untukku bersandar saja..
Aku iri pada si bakul itu..
Bisakah aku setiap hari bersimpuh dikakimu..
Aku iri pada si jalan itu..
Bisakah tanganmu untuk membelaiku saja..
Aku iri pada ramuan itu..

Tak akan bisa aku balas semua kasihmu..
Tak akan bisa aku mengganti semua jerih payahmu..
Tak akan sebanding usahaku dengan perjuanganmu..
Oh.. Ibu.. malaikat tak bersayapku..

Okay.. This is the end of the post..
Mari kita hormati, sayangi, dan cintai ibu kita bukan hanya di hari ibu saja. Karena ibu selalu mencintai dan menyayangi kita secara tulus tanpa memandang hari apa saja. Biarkan orang lain tau siapa ibu kita, apa pekerjaan beliau, karena beliau memberikan semuanya dengan ikhlas tanpa mengharap imbalan apa-apa. Yang harus kita lakukan cuma menghargai dengan cara mengakui siapa beliau dengan sebenar-benarnya.

Bila kalian pernah merasa "terganggu" sama segala pertanyaan maupun nasehat ibu kalian yang kadang kalian terjemahkan sebagai "omelan" itu, gue yakin Suatu saat kalian akan merindukan segala "gangguan-gangguan" indah itu.. Kelak saat beliau udah nggak ada.. :)

Buat temen-temen yang ibunya udah kembali ke Surga, bukan berarti tanggung jawab kalian udah selesai. Karena ibu kalian bisa mengawasi apapun perbuatan kalian dari surga. So, lakukan segala hal dengan mempertimbangkan perasaan beliau, akankah beliau bangga melihat perbuatan kalian itu dari surga sana? :)

EVERYDAY IS MOTHER'S DAY! :'D

126 komentar:

  1. aduh bang, gue baca ini sambil nangis loh :')
    bener banget kata lo bang, tiap hari itu hari ibu :')

    BalasHapus
  2. Komentar ini telah dihapus oleh penulis.

    BalasHapus
  3. Menyentuh.... =)
    " SEtiap Hari adalah hari Ibu "

    BalasHapus
  4. sumpah nyentuh banget. tapi emang apa yang ibu kasih ke kita gak akan pernah bisa terbalas. sampai kapan-pun. every time is mother's day. her breath is my life.

    BalasHapus
  5. ooouuuh T..T selamat hari ibu =) di balik anak yang hebat di sana ada sosok ibu yang kuat =)

    BalasHapus
  6. Gak tau mesti bilang apa... Ayo teman-teman bahagiakan ibu kita...
    Meski beliau sudah di surga...

    BalasHapus
  7. sumpahhh tercengang gue banggg. AWESOMEEE :O

    i love you my mom (ibu marta) :*

    BalasHapus
  8. Thanks bang udah bikin gue nangis :'D Selamat hari ibu banggg..

    BalasHapus
  9. huhuhuhuhuhu...
    jadi kangen ibu..saat ini aku tengah mengandung anak pertama dan sering mengeluh krn emesis..'dan ini sangat memalukan, karena pasti ibu kita jauh lebih kuat dan tak mengeluh sampe ngelahirin kita..hiks2....

    BalasHapus
  10. *jilat ingus*

    nice post..

    Kunjungi blog gue yah..
    Wolvida.blogspot.com

    BalasHapus
  11. pas baru buka twitter, gue liat tweet lo paling atas dan langsung buka link blog ini. lagi2 Tuhan mencuci otak dan mata gue lewat postingan2 bermanfaat lo yg sukses bikin gue mengharu biru. makasih mas altt :') salam unutk ibu hebatnya mas alitt :D

    BalasHapus
  12. Puisinya nyentuh banget. Nitik air mata gini bacanya :')

    BalasHapus
  13. im so proud of you, bang:") all mothers are heroes *sok

    BalasHapus
  14. terharu gue baca postingan ini, pas banget deh buat renungan

    BalasHapus
  15. ya Allah bang nangis bener bacanya. thanks bang udah nyadarin banyak orang :)

    BalasHapus
  16. ban gue baca ini sambil nangis, gak tahan aaaaaaaaaaaaa

    BalasHapus
  17. wah, memang ibu adalah the angel without the wings. thanks bang alit udah buat postingan kayak gini.

    BalasHapus
  18. Komentar ini telah dihapus oleh penulis.

    BalasHapus
  19. Asli bang, gw nangis liat postingan ini.
    Apa lagi gw sma nyokap hidup dikota berbeda, sejak gw kelas 6SD smpe sekarang kelas 3 SMA.
    Dia kerja banting utk membiayai sekolah gw, yg biayanya melebihi abang gw kuliah :')
    jadi kangen ibuuu :)

    BalasHapus
  20. Gue bersyukur banget karena lahir dengan normal dan serba berkecukupan. Ibu gue juga pernah bilang, "gak usah kasih kado kalo hari ibu. Karena setiap hari adalah hari ibu."

    Seorang ibu gak mengaharapkan banyak dari anaknya, gak mengharapkan uang. Dia cuma mengharapkan kebahagiaan. Kebahagiaan bersama anaknya.

    Don't stop to make your parents happy. Because, she protect you.

    Mom, i just wanna say, i love you until the end. Far longer than forever. Without love and affection you, perhaps i'll never live in this world.

    *maap kepanjangan*

    BalasHapus
  21. Komentar ini telah dihapus oleh penulis.

    BalasHapus
  22. *seketika hening
    *lagi di kantor
    *ga bisa nahan air mata

    Happy Mother's day Tante Atun,,,
    Happy Mother's day buat semua yg uda ngirim kisah tentang mami kalian ke bang Alit.
    Everything happen for a reason, FIGHTING!

    BalasHapus
  23. postingan yg keren bgd.. makasi mas alit~

    BalasHapus
  24. kelak, saat kita merantau dan jauh dari ibu, label anak mami justru akan terdengar menyenangkan. Nice post bang :')

    BalasHapus
  25. huhuhu T.T thanks mas Alit atas postinagnnya *speechless

    BalasHapus
  26. hmm.. gue nangis
    keren banget, tiapa hari itu hari ibu.. :)

    BalasHapus
  27. hmm.. gue hampir nangis
    selamat hari ibu, buat ibu gue yang masih ada di rumah... :)

    BalasHapus
  28. hikz hikz,,,,
    Happy Mother's Day
    Luph U Mom

    BalasHapus
  29. astagfr nyesek bgt sumpah bacanya:"( kadang suka sedih kalo inget sering bentakbentak mama:((((( nyeseeeeel. tapi kadang suka gengsi jg buat bilang "aku sayang mama" "maafin aku ya ma" bahkan "selamat hari ibu ya maaah" :"( gatau kenapa gabisa aja ngucapin katakata itu:""( gue takut entar mama gue udah keburu gaada dan gue belom sempet ngucapin itu:"""( mungkin bukan skrg waktu yang pas, tapi gue yakin. suatu saat nanti. suatu hari. pasti gue bisa ngucapin katakata itu dengan tulus dan ikhlas ke mama gue sebelom dia gaada:""")

    -OU-

    BalasHapus
  30. Everyday is Mother's Day..
    Nice post lit..

    BalasHapus
  31. Sekuat tenaga gue nahan air mata, akhir.a menetes juga... :'(

    BalasHapus
  32. dari post sebelumnya ( Mamaku seorang penjual jamu ) sampe post ini menjadi semacam pencerahan buat gue agar setidaknya gue membuat satu hal yang bisa dibanggakan oleh ibu gue bang.
    Thanks bang, untuk pencerahannya :)

    BalasHapus
  33. huaaaaaaaaaa sumpah pengen nangiss!!! bukan pengen nangis lagi. udah nangiss :(

    BalasHapus
  34. Itu yang zani bikin gue nangis bang..

    BalasHapus
  35. ibu itu memang seperti malaikat, yang tak kenal lelah :')

    BalasHapus
  36. soo touching :')

    ibu <3

    BalasHapus
  37. Kangen ibuuuuuuuuuuuuuuuuuuu :(

    BalasHapus
  38. keren bang *terharu* :')

    BalasHapus
  39. merinding T_T

    BalasHapus
  40. Cerita lo, bikin gw inget dengan apa yg udah ibu gw lakukan buat gw.. makasih ya lit :)

    Happy mother's day mom.. I love you soooooooo much :*:*:*

    BalasHapus
  41. ibu is my everything..love you mom :*

    BalasHapus
  42. wohoooooo menyentuh banget bang :') rasanya pengen berbagi cerita juga, tapi kayaknya udah telat :(

    BalasHapus
  43. "Everyday is Mothers Day"
    hmmm harusnya sih gitu, berbuat baik tiap hari sama ibu gak perlu nunggu saat hari ibu ya kan bang?

    nih terakhir pesan gw
    Thanks atas postingannya bg :)

    BalasHapus
  44. emang lo jago banget ya lit bkin gw ketawa, n skrg terharu ..
    apalagi w baca ini disaat nyokap gw lagi terbaring lemah karena penyakitnya ..
    rasanya pengen banget nuker badan gw sama nyokap,, supaya gw aja yg rasain apa yg nyokap gw alami skrg ,,,
    happy mother's day !

    BalasHapus
  45. terharu banget sampe mengeluarkan air mata

    BalasHapus
  46. Bang, lagi lagi bang, thank you udah mau share2 terus ttg Ibu.. dan cerita dari teman-teman, semanga kawan! Ibumu akan bangga karenamu! :">

    BalasHapus
  47. lit gw izin share ya post di blog lu, makasih :D

    Arthur.

    BalasHapus
  48. gue agak ga setuju bang ..
    gue gapernah diomelin , gue yaa .. ngerasa diabaiin gitu ._. apa gue salah ga ngehormatin dia seperti org laen harusnya ngehormatin dia ?

    BalasHapus
  49. merinding tambah mak jleb jleb

    BalasHapus
  50. abaaaaaang :'( gue nangis bacanyaaaaa ;'))))

    BalasHapus
  51. My mother may not be perfect, because no mother is. But at least i respect and proud of her just the way she is. Happy mother's day mom :-*

    Nice posting lit salam buat mama atun ya :')

    BalasHapus
  52. puisinya bang :| jago banget itu yang bikin ...

    BalasHapus
  53. Ma kasih byk sharing-nya bang... Cerita Zani menyentuh bgt, gw jg punya cacat fisik sejak lahir, tapi Ibu gue dengan sabar ngerawat dan ngedidik gw layaknya anak normal, dan ga pernah malu dg kecacatan gw. Karena beliau-lah gue sekarang bisa hidup mandiri..
    Yess Bang, setiap hari adalah hari Ibu.. :)

    BalasHapus
  54. Nyentuh banget bang :)
    *nangis*

    BalasHapus
  55. setuju banget dengan "mengakui siapa beliau dengan sebenar-benarnya." :))

    BalasHapus
  56. pas gua baca postingan ini eh lagunya meli goeslaw yg bunda di puter di radio yg lagi gua denger..

    asem gua tambah merinding..

    BalasHapus
  57. gue kangen bunda gue bang.. T.T
    bunda gue cuek, gak pernah ngubungin gue, tapi gue tau dia slalu ngedoain gue :')

    http://diarykhansa.blogspot.com/2011/12/bisnisku-resolusiku.html

    BalasHapus
  58. Cerita loe sukses bikin gua berkaca2 nahan airmata, di warnet pula bang.
    Ah ibu...sungguh tak terkira jasamu, sementara anakmu ini msh sering melupakanmu... Ibu, aku akan berusah lebih baik utk tdk membuatmu sedih, namun membuatmu bangga :)

    BalasHapus
  59. terima kasih mama...i lve mama so much...

    BalasHapus
  60. happy mom day buat mama-mama di dunia :'D kalian hebaat :)

    BalasHapus
  61. Everyday is mother's day

    you are my everything... (˘⌣˘)ε˘`)

    BalasHapus
  62. thumbs up...

    BalasHapus
  63. Ga bisa nahan air mata bang :'( keren banget :')

    BalasHapus
  64. gua nangis baca ini, bang
    setiap mama gua bentak, gua membalasnya dengan nada yang tinggi juga, tapi itu hanya emosi sesaat dan akan menimbulkan penyesalan. Gua mau ngebahagiain mama gua sebelum mama gua udah nggak ada :)

    BalasHapus
  65. mengingatkan betapa tulus perjuangan sebagai seseorang yang menyandang status "ibu" dari melahirkan sampe membesarkan. laik dis bang...

    BalasHapus
  66. bang,gue merinding bacanya sampe berair ini mata :(
    "EVERYDAY IS MOTHERS DAY"

    BalasHapus
  67. Dan setiap Wanita adalah Ibu, tanpa mereka gak akan sempurna kehidupan ini..

    BalasHapus
  68. Anjrit nangis gue lit baca isinya semua, dari email, samapi puisi, :'(

    BalasHapus
  69. puisinyaaaaaa!
    Nangis gw lit

    BalasHapus
  70. hiks..hiks

    email pertama nyentuh bgt :)

    nama fb nya apa bg ?
    pengen kenalan :)

    BalasHapus
  71. ini lokasi fotonya sering bgt gue lewatin loh...mungkin hampir tiap hari! #gaknyambung #ditampol :D
    tp emg gue setuju bgt nih gak harus tgl 22 aja hari ibu, tapi tiap hari

    BalasHapus
  72. Crita yang pertama nyentuh banged :'(

    BalasHapus
  73. mampir diblog gue semua www.agi.in

    BalasHapus
  74. Wiiiwww bang, terharuuu.. puisi nya bagus banget.

    BalasHapus
  75. aer mata gw keluar bang :'(

    BalasHapus
  76. Cerita dan puisinya inspiratif :)

    BalasHapus
  77. Indahnya seorang ibu :')


    mampir ke www.rizkyboncell.com yes :D

    BalasHapus
  78. ibu ku kekuatan ku... T.T

    BalasHapus
  79. Fitrianingsih12/26/2011 6:38 PM

    hari ini ibu gue ultah bang.. tiap beliau tambah umur, gue rasanya makin sedih. tau kalo jatah kebersamaan gue dengan beliau berkurang setahun.. semoga para ibu kita selalu diberikan kesehatan dan umur panjang yang barokah. amin allahumma amiin.

    BalasHapus
  80. Terharu bang
    Untuk semua ibu dan calon ibu, tetap tegarlah
    Selamat hari ibu ;)

    BalasHapus
  81. aduh mas alit hahah saya penggemar anda :D
    buku yang apes itu sampai lecek gara gara saya baca sampai 3x hahha

    eh taunya ada blognya :)
    buku terbarunya judulnya apa mas ?? :D

    BalasHapus
  82. bang, aku juga punya cerita nih tentang pengalamanku di hari ibu taun ini. simak di http://ndahkuu.blogspot.com/2011/12/normal-0-false-false-false-en-us-x-none.html yaa.. makasiih :)

    BalasHapus
  83. dear bang alit, untuk beberapa bulan lagi gw bakal jadi ibu, semoga gw bisa menjadi ibu seperti beliau2 buat anak gw nanti :)

    BalasHapus
  84. So sweet banget. http://wongborobudur.blogspot.com/2011/12/pendiam-itu-proses-menuju-dewasa.html

    BalasHapus
  85. mari kita tunjukan semangatnya setiap hari. :)

    BalasHapus
  86. serius, merinding bacanya :')

    BalasHapus
  87. nyentuh bgt asli, nangis gue yaAllah T_T

    BalasHapus
  88. Sumpah gue kehabisan kata2 saat baca ini, jujur dalem banget kalo bercerita tentang orang tua..

    thank's bang, blog lu adalah inspirator bagi blog gue..
    dan perjuangan lu bang, 2 Jempol deh... salut gue!!

    BalasHapus
  89. parah sumpah keren banget bang. semua jempol di dunia gua kasih buat lo bang. :)

    BalasHapus
  90. Visit my blog 'CeritaCeritaYoga' http://ceritaceritayoga.blogspot.com

    BalasHapus
  91. semua cerita dan puisinya menyentuh ! terkadang ibu juga di duakan tanpa disadari padahal di hidup seorang ibu kita seorang anak selalu diutamakan.semoga saat gue menjadi ibu nanti, gue bisa menjadi ibu yang terbaik dalam semua hal amin. :)

    BalasHapus
  92. makasih bang ,, lu udah bikin gue nangiss...

    i love you mom,,and dad :D

    BalasHapus
  93. Gue salut sama lo lit.. dengan cara sederhana, lo uda ngebuat setiap orang yang ngebaca ini semakin menyayangi ibunya..:)

    BalasHapus
  94. bener..sampai nangis bacanya..
    i want to be a mom like that..yg bs diinget anak2nya sedemikian rupa
    diinget sebagai ibu yg penuh kasih sayang T__T

    BalasHapus
  95. aaaaaaaa nyentuh banget. gangerti lg harus komen apa :''''')

    BalasHapus
  96. Bang :( gw jadi kangen banget ama nyokap :'(

    BalasHapus
  97. it successfully making tears streaming down my face

    BalasHapus
  98. Jadi pengen mewek bang, inget Ibu yang ngrawat gue dari kecil sendiri :')

    BalasHapus
  99. Mengharukan banget ! Ibu memang sosok malaikat yg dikirim Tuhan untuk kita, membentangkan sayapnya dengan kasih sayang yang besar, menjaga dan merawat dengan tulus, Terima kasih Ibu ! engkau selalu memberikanku energi yang positif untuk hidupku :)

    BalasHapus
  100. Postingan semacam ini salah satu alasan gue "nge-Friends" sama Alitt Susanto..

    BalasHapus
  101. saik mabro!!! Lanjutkan lah~

    BalasHapus
  102. Satu hal yg bisa gue petik,
    Jangan pernah Tidak Mengakui Ibu kalian.. cintailah dia selagi bisa,sebelum kalian tidak bisa merasakan cintanya lagi

    BalasHapus

Mohon beri komentar yang baik, dengan bahasa yang sopan dan mampu menambah wawasan ya.. Biar kalo dibaca adik-adik yang masih kecil, nggak bakal bikin mereka trauma.. SEMUA komentar kalian PASTI GUE BACA meskipun nggak semua bisa dibalas (karena pertimbangan jumlah dan isi komentar yang sejenis).. Terima kasih untuk pengertiannya.. :)