shitlicious

Kamis, Februari 04, 2016

Jika Orang Sedang Jatuh Cinta
Ngomongin tentang jatuh cinta, mungkin susah buat dipahami oleh orang-orang yang sedang tidak merasakannya. Tapi dari apa yang pernah gue alami, jatuh cinta itu ajaib. Hari ini gue mau nulis tentang jatuh cinta, agar orang-orang yang sudah lama tak mengalaminya, tidak lupa rasanya. Gue percaya, kadang ada beberapa orang yang perlu didorong dulu, agar terjatuh dalam cinta.

image by: gizmodo

Jatuh cinta itu bisa mengubah kita
Tanpa kita sadari, saat kita naksir sama seseorang, kita akan berubah. Berubah menjadi tipe orang yang disukai oleh gebetan. Misal, kalo kita biasanya nggak doyan brokoli, saat gebetan masakin brokoli, mendadak kita jadi suka makan brokoli, jus brokoli, atau bahkan rujak brokoli. Mendadak kita merasa, Brokoli adalah anugerah terindah dari Tuhan.

Jatuh cinta bisa mengubah pribadi kita tanpa kita sadari, karena kita bisa dengan senang hati melakukan hal-hal yang dulunya kita benci. Jatuh cinta bisa membuat kita yang benci dengan omelan, menjadi rindu bila sehari saja tak mendengarkan ocehan. Cinta bisa pelan-pelan mengubah kita menjadi pribadi yang berbeda. Iya, jatuh cinta bisa membuat kita menjadi manusia yang munafik. Mendorong kita melakukan sesuatu yang dulunya kita tidak mau.

Jatuh cinta itu tak peduli dengan dunia
Orang yang sedang jatuh cinta tak akan peduli dengan kata orang. Orang mau bilang pasangan itu alay, orang mau bilang pasangan itu norak, orang mau bilang pasangan itu haram, mereka tak akan peduli. Karena mereka hanya peduli dengan satu hal: bahagia. Iya, selama mereka bahagia berdua, mereka tak akan terpengaruh dengan ucapan dunia. Itulah kenapa, kadang orang yang sedang jatuh cinta cenderung menjauhi/dijauhi teman-temannya. Karena mereka mendadak jadi keras kepala kepada teman-temannya, namun lunak hati kepada pasangannya.

Orang yang jatuh cinta, setiap hari isi otaknya cuma si dia. Setiap saat pengin menyapa. Setiap saat pengin menghubunginya. Karena menurut orang yang sedang jatuh cinta, nggak ada orang lain di dunia yang bisa menghilangkan kesepian di hatinya, kecuali orang yang dia cinta. Dia akan dengan bangga mengumumkan kepada dunia, siapa orang yang dia cinta, walaupun belum tentu orang itu jatuh cinta juga kepadanya.

Jatuh cinta itu menghapus kecerdasan
Gue percaya, orang yang benar-benar jatuh cinta tak akan bisa menggunakan logika. Akan banyak hal bodoh yang dia lakukan tanpa kesengajaan. Kadang, hal itu terjadi karena tekanan diri untuk selalu terlihat sempurna, hingga akhirnya malah kacau jadinya. Misal, pengin ngedate di bioskop doang, pake stelan jas dan sepatu pantofel. Dia berpikir, dengan pakaian semacam itu, dia akan terlihat sempurna. Tapi pada kenyataannya, itu adalah keputusan bodoh untuk memakai pakaian formal di lingkungan kasual.

Jatuh cinta yang telak, bisa meningkatkan kadar kebodohan pelakunya. Biasanya karena orang yang jatuh cinta itu akan terlalu gugup saat bertemu orang yang dicinta. Di situlah kebodohan menguasai kepalanya. Kadang, dalam hati pengin bilang, "Kamulah wanita tercantik di dunia."

Yang muncul di bibir adalah, "Kamu hebat ya, bisa makan pake tangan."

Tapi itulah cinta.. Kalo belum bisa membuat kita kehilangan isi otak, artinya  kita belum jatuh cinta dengan telak.

Jatuh cinta itu bisa mengajak berbuat hal-hal gila
Orang yang jatuh cinta dengan kadar tinggi, akan cenderung melakukan hal-hal yang nggak wajar. Misal, cuma karena gebetan nggak bales chat 1 jam doang, dia bakal duduk mojok di kamar, merenung, sambil mendengarkan lagu "Hampa" - Ari Lasso. Sejam tak berkabar dengan gebetan, dia merasa sangat tersiksa oleh rasa kehilangan.

Orang yang sedang jatuh cinta, bisa melakukan pengorbanan-pengorbanan yang tak wajar. Mereka rela tak makan cuma untuk membelikan obat pasangan yang sedang kesakitan. Mereka rela untuk tak jajan, untuk membelikan kado pasangan. Mereka rela tak tidur, untuk menemani begadang pasangan. Rela tak istirahat meski esok hari harus melaksanakan kewajiban.

Orang yang sedang jatuh cinta, bisa diam-diam mengambil foto-foto profile di sosmed gebetannya. Lalu foto itu diedit pake photoshop dan ditempelkan dengan fotonya sehingga terlihat sedang bersanding berdua. Itu memang hal gila, tapi bisa membuatnya bahagia.

Jatuh cinta itu....

(silakan isi sendiri di kolom komentar, ya!)

Itulah kira-kira hal-hal yang dialami oleh orang-orang yang sedang jatuh cinta sesuai yang gue inget. Semoga orang yang sudah lama tak jatuh cinta, bisa kembali tertarik untuk menghidupkan kembali hatinya.

Tapi, kalo ada temen lo yang mengalami ciri-ciri di atas, tolong dimaklumi, jangan dijauhi. Orang jatuh cinta itu nggak menular, mereka butuh bimbingan, agar tidak merugikan diri sendiri dan orang lain.

Ciao!
Read More 51
Selasa, Januari 26, 2016

Sejarah TV Jadul Sampai Saat ini

Gue pernah hidup di zaman jaringan listrik belum masuk ke kampung gue. Waktu gue kecil, hiburan orang-orang di kampung gue kalo udah malem, cuma gelar tikar di halaman depan, melihat bintang. Tanpa polusi cahaya, dulu langit itu benar-benar kelihatan bintangnya. Zaman sekarang, pemandangan seperti itu sudah langka.

Sampai akhirnya, di kampung gue ada satu orang yang punya TV. Nama pemilik TV itu adalah pak Supri. Setelah Pak Supri punya TV, segala kegiatan melihat langit pun berubah. Setiap malam, orang-orang sekampung pada kumpul di rumah Pak Supri untuk menonton TV. Waktu itu channel TV cuma ada TVRI dengan segala acaranya yang mungkin bagi anak-anak muda zaman sekarang membosankan. Ada ketoprak, ludruk, dan berita yang selalu tayang pukul 7 malam. Beda sama sekarang, isinya kalo nggak sinetron tentang ababil yang cinta-cintaan, ya berita-berita infotainment hoax.

Listrik belum masuk kampung gue, tapi kok udah ada TV?

Percayalah, zaman itu, TV itu belum pake listrik dari PLN kayak zaman sekarang. TV yang kami tonton masih menggunakan aki.



Nah, karena TV-nya masih menggunakan aki, Pak Supri harus nge-charge tuh aki setiap hari ke kota. Untuk maintenance semacam itu, warga dengan kesadaran diri patungan dan memberikan uangnya kepada Pak Supri untuk membayar biaya charge aki. Bayangkan betapa ribetnya zaman itu.

Ngomongin TV, gue jadi penasaran untuk mengulik sejarah TV itu sendiri. Soalnya, melihat TV yang sekarang, sudah sangat jauh berbeda bentuk, fitur, maupun fungsinya. Yuk kita simak sejarahnya!

Sebelum kita bahas mengenai sejarahnya, kita pahami dulu apa itu arti kata Televisi. Televisi adalah nama hasil penggabungan dari kata Tele yang berarti jauh, Visi (vision) yang berarti penglihatan. Televisi, berarti penglihatan jarak jauh.

TV ditemukan oleh John Logie Baird pada tahun 1920-an. Baird mendemonstrasikan Televisi pertama di depan umum di Royal Institute di London. Namun, apakah TV bisa berjalan tanpa siaran? Tentunya tidak. Hingga akhirnya BBC melakukan siaran televisi pertama kali di tahun 1929. Dan sejak saat itu, TV menjadi perangkat hiburan dan informasi populer bagi setiap keluarga.

Evolusi TV


TV jadul, masih menggunakan sistem analog untuk penggantian channelnya. Tidak seperti sekarang, TV jadul menggunakan semacam tombol pemutar untuk mencari saluran TV yang mau ditonton. Jadi, pengguna harus memutar-mutar panel itu dan mencari freqwensi yang pas untuk menonton saluran tertentu. Mirip seperti saat kita mencari freqwensi radio.


TV jadul juga belum berwarna. Jadi, zaman yang gue alamin dulu, pas kecil, semua TV masih hitam-putih doang warnanya. Sampai-sampai waktu gue kecil, gue suka mikir, apakah zaman perang itu memang belum ada warna di bumi? Soalnya, setiap kali gue nonton film atau berita tentang perang di TV, cuma hitam-putih warnanya.


Lalu di akhir 1990-an, gue akhirnya bisa melihat TV berwarna. Gue inget banget waktu itu mama gue ngirimin TV dari Jakarta. Layarnya cembung, dan pas dinyalain, gue berasa melihat dunia yang berbeda. Seluruh acara yang gue tonton jadi berwarna. Sejak saat itu, gue jadi anak yang males keluar rumah, karena cinta mati sama TV.

Memasuki era 2000an, TV layar tabung sudah digantikan oleh TV layar datar. Tapi sampai sekarang gue masih belum paham apa bedanya layar cembung dan layar datar.

Tahun 2010, gue mulai menggunakan TV LCD. TV LCD ini gue demen karena tipis dan irit listrik. Gambarnya pun lebih baik dibanding TV tabung. Sayangnya, fiturnya masih sama aja kayak TV-TV sebelumnya. Cuma buat nonton TV. Udah, gitu aja.

Baru di tahun 2015 ini, gue ngerasain TV dengan fungsi yang sangat berbeda dari TV-TV yang pernah gue miliki. Jadi, kemarin gue baru nyobain Panasonic Viera Smart TV. Nggak tanggung-tanggung, ukurannya 49”. Kamar gue jadi berasa kayak bioskop pribadi.


Apa yang ngebedain Panasonic Viera Smart TV ini dengan TV biasa? BANYAK!

Resolusi dari Panasonic Viera ini adalah 4K, alias 4000an pixel. Dengan resolusi segede itu, nih TV bisa gue jadiin layar pengganti bagi laptop gue dan buat main game. Resolusi 4K adalah resolusi paling tinggi bagi gadget-gadget yang udah dijual secara umum saat ini. Nih.. Lihat betapa tajamnya resolusi 4K:



Bisa jadi pengganti monitor laptop loh! Resolusinya tinggi banget!

Gambar yang lo lihat itu udah hasil jepretan kamera, udah bening banget kan? Gue kasih tau. Aslinya jauh lebih bening. Setiap kali gue nonton resolusi 4K, gue berasa ngelihat penampakan aslinya. Kayak bukan di layar TV.

Panasonic Viera Smart TV ini juga dilengkapi dengan kacamata 3D. Yup! Dengan kacamata ini, gue bisa nonton konten video-video atau film-film yang 3D. Rasanya sama persis dengan nonton film di bioskop 3D. Bedanya, gue mau teriak-teriak pas nonton film menegangkan yang 3D pun, nggak perlu malu. Nggak kayak di bioskop.

Satu lagi fitur yang gue suka. Dulu gue kalo mau tidur suka nonton video-video di Youtube pake TV. Caranya ribet! Gue harus konekin laptop gue ke TV dulu, baru deh bisa nonton Youtube di TV. Tapi pake Panasonic Viera, kebiasaan ribet itu bisa gue tinggalin.

Soalnya, di dalam TV ini sudah ada fitur built-in apps. Di mana, kita tinggal konekin nih TV ke internet, lalu buka aplikasi Youtube yang udah ada di TV-nya, dan kita pun bisa langsung nonton Youtube di TV. Keren!!


Selain buat nonton TV dan Youtube, ada aplikasi web browser bawaan di Panasonic Viera. Jadinya, gue nggak perlu buka-buka laptop lagi buat browsing! Makin keren!!


Nah, melihat perkembangan TV yang segitu gilanya, gue merasa bersyukur pernah hidup cukup lama untuk menyaksikan evolusi teknologi. Dari zaman TV belum ada warnanya, sampai zaman TV udah bisa internetan kayak Panasonic Viera Smart TV ini!

Nah, lo pernah ngalamin nonton TV yang gimana aja? Share dong di kolom komentar.
Read More 32
Kamis, Desember 24, 2015

Mobil Pertama, Banyak Pelajarannya
Kira-kira 10 taun yang lalu, memiliki mobil masih menjadi mimpi yang hampir mustahil untuk jadi kenyataan. Sebagai seorang mahasiswa yang harus kerja untuk memenuhi kebutuhan hidup dan membayar kuliah, dengan gaji 800 ribu per bulan, membeli mobil tentunya bakal butuh waktu berpuluh-puluh tahun untuk menabung. Atau, kalau mau jual ginjal, ya mungkin bisa terwujud dalam waktu lebih singkat.

Tapi gue adalah tipe pemimpi yang pantang menyerah. Gue bikin Dream-note atau catatan berisi impian-impian yang pengin gue wujudkan. Selain ditulis, gue juga selalu mengusahakan dan membayangkan rasanya jika mimpi-mimpi itu jadi kenyataan. Kalo gue belum bisa memiliki mobil itu, setidaknya gue bakal bertindak seolah-olah udah punya mobil, meskipun gue sedang naik motor. Jadi, saat gue naik motor gue (matic), tiap ngegas motornya, gue gerakin kaki gue seolah-olah sedang nginjek gas dan kopling. Hal itu gue lakuin setiap gue naik motor. Gue selalu percaya, Tuhan akan memberikan sesuatu yang memang pantas untuk hamba-NYA. Nah, dengan bertindak seolah-olah gue pantas untuk mengendarai mobil, gue mau Tuhan akan memberikan gue mobil beneran.

Kurang lebih 6 tahun berselang, gue ternyata bisa mewujudkan impian gue untuk beli mobil. Nggak.. Gue nggak ngejual ginjal. Tapi gue udah bisa menjadi penulis. Dengan pendapatan sebagai seorang penulis yang sebenarnya seadanya juga, gue pun bisa membeli mobil. Bukan mobil baru, dan juga bukan mobil tipe terbaru.


Yang gue beli waktu itu adalah mobil Honda Genio tahun 1995. Iya, usianya hampir sama tuanya dengan gue. Kenapa gue milih mobil itu? Selain harganya lebih terjangkau, juga karena waktu gue kecil, almarhum kakek gue kalo lagi naik bus bareng gue selalu bilang,

“Kelak kalo kamu udah gede, beli mobil kayak itu. Ada AC-nya, nggak panas kayak bus ini.”

Dan waktu itu, yang gue inget mobil yang beliau tunjuk adalah Honda Civic Genio.

Memiliki mobil ini, bukan mempermudah hidup gue. Kenapa? Karena saat gue membelinya, gue belum bisa nyetir mobil. Sumpah, gue nggak becanda. Seminggu gue memiliki Jeni, nama mobil gue, gue udah dapet bencana. Yaitu, saat gue baru belajar nyetir dan markirin mobil di rumah. Setelah parkir, gue tinggal si Jeni masuk ke rumah. 15 detik kemudian terdengar suara gaduh di luar.



Saat gue cek ada apa, ternyata si Jeni sudah meluncur ke rumah tetangga dan menabrak pagar rumahnya. Pelajaran yang gue dapet hari itu adalah, jangan lupa untuk menarik rem tangan saat parkir.


Beberapa minggu setelah kejadian itu, si Jeni rewel terus. Sampai-sampai si Jeni harus turun mesin 3 kali karena mesin over-heat mulu. Kesalahan gue adalah, tuh mobil yang rusak radiatornya, tapi yang gue benerin adalah mesinnya melulu. Tapi nggak apa-apa, setidaknya gue dapet pelajaran lagi untuk mengenal mobil secara lebih jauh. Sekarang gue ngerti, kalo mobil gak bisa di-start, yang pertama dicek itu aki, bukan spion.

Jeni sekarang gue museumkan dengan segala prestasinya. Karena, gue nggak kuat buat ngurusin tuh mobil. Biaya perawatan dan perbaikan selama memiliki Jeni, kalo gue hitung-hitung, malah bisa buat beli mobil lain lagi yang lebih waras. Makanya, Jeni gue museumin di rumah sodara gue. Nggak gue jual, gue jadiin sebagai salah satu pengingat bahwa segala impian, tidak akan mustahil, asal sesuai dengan usaha kita untuk mengejarnya.

Nah, ngomongin soal beli mobil nih. Gue mau ngasih pesan kepada kalian bahwa kalo beli mobil, kalian harus bener-bener jeli. Apalagi kalo mobil 2nd hand. Jangan sampai kejadian kayak gue menimpa ke kalian juga. Berikut tip-tip yang bisa kalian ikutin:

Kenali Sejarahnya
Kalo mau beli mobil, pastiin lo selidiki dulu sejarah tuh mobil. Gimana pemilik sebelumnya merawatnya. Apakah servisnya teratur? Apakah udah pernah dipake buat nabrak sapi? Lo harus jeli soal yang satu ini. Karena itu akan berdampak pada kualitas mobil itu saat lo pake nanti.

Periksa Kelengkapannya
Beli mobil itu hampir sama kayak beli gadget. Perlu kelengkapan surat-surat yang akan mempermudah mengurus apapun juga. Kalo gadget paling butuh surat garansi. Kalo mobil, perlu surat-surat legal untuk mempermudah segala keperluan di kepolisian. Nah, pas beli, jangan sampai lupa buat mastiin tuh surat-surat lengkap dan tidak bermasalah.

Kondisi Kendaraan
Yah, namanya orang mau beli barang, ya wajib dong memeriksa kondisi barangnya. Apalagi mobil, yang berhubungan dengan kegiatan sehari-hari. Kita wajib banget mengecek kondisi mobilnya, demi lancarnya kegiatan sehari-hari. Jangan sampai keselamatan lo terancam cuma gara-gara tuh mobil ternyata rodanya cuma tiga.

Beli di dealer terpercaya
Membeli mobil di tempat yang bisa dipercaya, pastinya menjadi satu hal yang wajib. Jangan sampai, habis membeli, terus menyesal dan si dealer angkat tangan atau lari. Dengan membeli mobil di tempat yang bisa dipercaya, rasa aman dan nyaman akan kita dapatkan bahkan setelah membeli mobilnya.

Kalo lo terlalu sibuk untuk mencari-cari mobil dengan cara datang ke dealer-dealer, tenang. Gue kenalin lo ke aplikasi jual-beli mobil terpercaya ini. Namanya adalah MOBIL123. Buat yang udah lama main mobil, pasti udah kenal banget dengan yang namanya MOBIL123. Nih website selalu bisa memberikan jaminan keamanan dan kenyamanan bagi para pelanggannya. Baik itu mobil baru maupun seken. Baik itu mobil biasa, maupun mobil mewah. Buat yang belum tahu, coba cek dulu webnya: www.mobil123.com pasti lo bakal mangap liat lengkapnya pilihan mobil yang dijual di situ.

Nah, MOBIL123 ini meluncurkan sebuah aplikasi untuk jual-beli mobil. Apa yang bikin beda nih aplikasi dibanding aplikasi lain? BANYAK!

Nih di antaranya:

Verifikasi Seller


Penjual mobil yang ada di aplikasi ini nggak sembarangan. Semuanya harus melalui proses seleksi dan verifikasi. Jadinya, pembeli yang belanja di sini bakal ngerasa aman karena yang jualan tuh mobil nggak kabur-kaburan.

Pilihan Lengkap


Mulai dari mobil biasa, sampe mobil mewah, lengkap dijual di aplikasi ini. Sampe sekarang udah ada lebih dari 100.000 mobil yang dijual melalui aplikasi ini. Dan calon pembeli bakal dengan mudah mencari mobil impian mereka. Kalo udah nemu, tinggal disimpan dulu itemnya dengan cara klik tanda bintang.

Perbandingan Item


Aplikasi ini punya fitur unik yang nggak ada di aplikasi jual-beli mobil lain. Fitur itu adalah fitur Perbandingan. Di mana, cuma dengan mengklik tombol BANDINGKAN, aplikasi ini akan menunjukkan hasil perbandingan antara satu mobil dengan mobil lain yang pengin dibeli. Tentu aplikasi ini akan mempermudah lo untuk menimbang-nimbang mobil mana yang mau dibeli, kan?

Penghitung Kredit


Ini fitur lain yang nggak ada di aplikasi lain. Dengan menggunakan aplikasi MOBIL123, lo bisa dengan mudah dikasih simulasi perhitungan angsuran/pinjaman yang akan lo ambil untuk membeli mobil itu misal dengan menggunakan sistem kredit. Nah, dengan fitur ini, lo bakal bisa mempertimbangkan dengan lebih detail dan mudah untuk membeli mobil impian dong.

Nah, itulah info dari gue tentang aplikasi ajaib MOBIL123 ini. Aplikasinya bisa langsung lo download di sini melalui smartphone lo. Untuk Android OS, download di SINI, untuk iOS download di SINI.

Itu cerita gue tentang mobil pertama gue. Lo punya cerita tentang kendaraan pertama lo? Share di kolom komentar, ya!
Read More 49
Sabtu, Desember 19, 2015

Gadget-gadget Impian Masa Kecil, Yang Sudah Ada di Dunia Nyata
Tahun 2015, di mana kita sudah berada di abad 21, teknologi sudah semakin maju. Membuat kita mulai mendekati kehidupan seperti yang digambarkan di film-film kartun fantasi waktu kita kecil. Siapa sih, yang nggak pengin punya alat-alat ajaib Doraemon? Atau, siapa sih, yang nggak pengin hidupnya jadi lebih seru?

Nah, sekarang, sebagian alat-alat ajaib itu udah ada di dunia nyata. Dan gue bakal bahas gadget-gadget yang udah pernah gue coba. Siapa tau, lo juga berminat buat nyoba juga. Here they are:

Drone
Waktu kecil, kita pasti pengin banget ngerasain yang namanya naik baling-baling bambu. Terus terbang keliling-keliling kota, dan melihat keindahan kota dari langit sana. Nah, sebagai gadget enthusiast, gue seneng banget dengan terciptanya smart-drone yang mampu membuat impian masa kecil gue itu bisa mendekati kenyataan.


Iya, gue ngerakit drone sendiri, dilengkapi dengan kamera dan video transmiter sehingga gue bisa melihat pemandangan dari langit sana, secara langsung. 

Ini gue nggak lagi ngobrol sama pohon, tapi lagi merhatiin rute drone gue pake goggle.

Untuk merakit drone seperti ini, dengan spek paling rendah, budget 5 juta juga udah cukup. Tapi, kalo lo doyan main mini-drone yang segede telapak tangan dan terbang 15 meteran doang, duit sejuta juga udah bisa beli drone yang bisa ngasih sensasi terbang beneran di layar hape lo secara langsung.

Smartwatch
Dulu kalo kita nonton film tentang agen rahasia, atau Detektif Conan, pastinya kita naksir sama jam tangan yang mereka pake. Fiturnya canggih, bisa buat nelpon orang maupun buat senjata.


Sudah 3 tahun terakhir, teknologi yang mendekati gadget semacam itu sudah tercipta. Smartwatch sekarang sudah bisa ditemuin di mana-mana. Baik itu yang berbasis sistem Android atau iOS. Fiturnya masih sebatas nunjukin notifikasi hape, ataupun jadi view-finder kamera sih. Tapi gue yakin, dengan majunya teknologi, Smartwatch bakal bisa dipake buat nelpon juga. Yang udah gue punya baru Moto360, dan dengan gadget ini, gue nggak perlu repot ngeluarin hape dari kantong setiap kali ada notifikasi masuk. Tinggal cek jamnya aja. Praktis!

BB-8 Droid
Sebagai fans Star Wars, pasti kita demen sama robot-robot canggih yang ada di film itu. Untuk yang udah ngefans dari zaman Star Wars seri IV, pasti gemes sama R2D2.


Nah, bentar lagi kan Star Wars bakal tayang tuh, dan di seri VII ini muncul karakter Droid baru bernama BB-8. Dan kebetulan, produsen robot canggih bernama Sphero, menciptakan BB-8 Droid untuk dijual secara umum. Tapi, skalanya jauh lebih kecil dibanding aslinya. Gedenya cuma setelapak tangan aja. Gue sebagai fan Star Wars, nggak mau ketinggalan, dong! Akhirnya gue tebus tuh Droid dari eBay. Gue seneng banget. Punya nih Droid berasa punya kucing. Dia bisa disuruh-suruh pake voice command, dan bisa disuruh jaga rumah mondar-mandir gitu. Bisa juga dikontrol pake hape. Canggih!

VR Goggle
Singkatan dari Virtual Reality, ini adalah gadget yang sebenernya simpel konsepnya. Yaitu gadget yang mampu menunjukkan gambar/visual langsung di mata kita.


Rasanya make VR ini tuh mirip banget kayak nonton bioskop. Segalanya jadi terlihat gede dan nyata. Enak banget buat nonton film, ataupun buat main game. Cuma, kalo make VR, kita jadi sering lupa sama lingkungan sekitar. Tapi itulah serunya jadi jomblo. Nggak takut ada yang ngambek karena dicuekin. Haha!

Ngomongin soal VR, minggu kemarin gue lagi malem mingguan sendiri di Sevel. Kebetulan, gue pas lagi bosen jalan sama gadis-gadis. Alasan utamanya, mereka lagi jalan sama pacar masing-masing. Nah, pas jalan di Sevel itu, gue liat kemasan unik dengan poster yang bikin penasaran.


Lunar Project? Proyek Bulan? Maksudnya apa ya? Apakah ini proyek buat mewujudkan impian Om AT Mahmud yang bikin lagu “Ambilkan Bulan Bu”?

Terus gue baca googling soal nih project, terus nemu LINK INI. Di websitenya, diceritakan bahwa Pocari Sweat punya project spesial di tahun 2016. Mereka mau mendaratkan Pocari Sweat ke bulan! Serius. Pocari Sweat bakal jadi minuman isotonic pertama yang mendarat di Bbulan. Ngga tanggung-tanggung mereka bekerjasama dengan Astroscale dalam mempersiapkan peluncuran POCARI SWEAT ke bulan dan menamakan proyek ini Lunar Dream Project.

Kalo lo juga penasaran sama ekspedisi ke bulan ini, lo bisa juga ikutan ngerasain perjalanan ke bulan itu dengan mudah. Berbekal VR bikinan sendiri.

Seriusan Litt? Gimana caranya?

Nih.. Gue kasih tau info menarik nih. Dengan membeli Pocari Sweat kemasan spesial seperti di foto ini:



Lo bisa bikin VR sendiri dengan bahan yang udah disediain di kemasan Pocari Sweat ini. Soalnya, kemasan ini emang didesain biar bisa dirakit menjadi VR cardboard. Sudah ada lensanya juga di dalamnya, untuk membuat efek VR menjadi semakin nyata. Gue perlu waktu 15an menit buat ngerakitnya. Tutorialnya nyontek di youtube ini:


Jadi deh!


Terus, Pocari Sweat udah nyiapin aplikasi smartphone (iOS/Android) bernama Lunar Dream Project yang bisa lo download secara gratis di store. Di mana, cukup dengan mengaktifkan aplikasi itu, lalu menaruh hape kita di dalam VR cardboard bikinan sendiri tadi, kita bisa langsung mainin game Lunar Dream Project.


Sumpah, waktu mainin game ini, gue berasa lagi di dalam kokpit pesawat luar angkasa beneran. Ada banyak panel-panel canggih, dan juga pemandangan penuh bintang dan meteor di sekitar gue.


Nggak peduli gue ngehadap ke depan, belakang, atas, bawah, samping, kondisi yang kita lihat adalah kondisi nyata seperti saat kita sedang dalam kokpit pesawat luar angkasa. So much fun!


Lunar Dream Project ini juga nggak cuman jalan-jalan ngeliat luar angkasa doang. Tapi ada misi penting yang harus kita jalanin saat mainin gamenya. Kita harus bisa mendarat di Bulan, dan menemukan time capsule POCARI SWEAT di bulan.

Kontrolnya gimana?

Simpel, tinggal gerakin kepala ke kiri atau kanan, atau atas atau bawah. Bidik agar titik merah di bagian tengah, tepat mengarah di sasaran bintang yang mau kita tuju.

Akkkk.. Pesawat gue tak terkendali, terbang menuju Pancoran!!

Nah.. Udah tertarik buat mainin game ini? Yuk lah, langsung cabut ke Sevel, dan beli Pocari Sweat edisi spesial Lunar Dream Project!
Read More 37
Kamis, Desember 17, 2015

Apakah Kekurangan Kita itu Adalah Kelemahan?
Kemarin gue ngobrol-ngobrol sama temen gue yang udah cukup dewasa. Dia baru saja ditinggalkan oleh suaminya. Sebut saja, Ningsih namanya. Ningsih curhat tentang cowok-cowok yang mendekati dia cuma karena alasan dia adalah seorang janda. Dia pun stress juga karena setiap cowok yang ngedeketin dia, tujuannya nggak ada yang serius. Selalu cuma mau main-main, atau cuma seneng-seneng doang. Karena alasan itu, akhirnya Ningsih males buat pacaran lagi. Dia jadi apatis sama setiap cowok yang mau mendekati dia.

Tapi dari semua cowok-cowok iseng itu, Ningsih juga bercerita tentang seorang cowok yang mendekati dia secara tekun. Hampir setahun lamanya cowok itu selalu menghubungi Ningsih secara intens. Tuh cowok lebih muda dari dia, punya karier yang oke, dan kehidupan yang mapan. Saat gue tanya, apakah Ningsih akan menerima cowok itu, Ningsih menjawab tidak. Ningsih bilang, dia ngerasa nggak layak buat dimiliki cowok itu karena Ningsih punya banyak kekurangan. Statusnya yang sudah janda, anaknya yang udah gede, adalah beberapa kekurangan yang membuat dia menolak cowok itu. Ningsih merasa tidak pantas untuk memiliki pria itu, karena dia berpikir, di luar sana masih banyak cewek yang lebih menarik, masih perawan, dan lebih layak untuk memiliki cowok itu.

Di titik itu, gue gemes sama Ningsih. Dia merasa kesepian karena tidak punya pasangan untuk membesarkan anaknya. Tapi di sisi lain, dia menolak orang yang bersedia menerima apa adanya. Karena cerita itulah, gue mau berbagi kepada kalian di postingan ini. Gue pengin membahas tentang hal-hal di dalam diri kita yang kita anggap sebagai kekurangan.


Sadar nggak sih, kadang kita itu terlalu sibuk melihat kekurangan kita sendiri dibanding kelebihan kita? Sadar nggak sih, kadang orang lain tidak menyadari tentang kekurangan kita? Justru mereka baru menyadari kekurangan kita, dari sikap kita saat mencoba menutup-nutupi kekurangan kita.

Gue pernah membaca buku yang ditulis oleh seorang biksu Tibet bernama Ajahn Brahm. Dia bercerita tentang seorang pemilik rumah yang gundah karena rumah yang dia bangun, ada satu batu bata yang dipasang terbalik. Bukan horizontal posisinya, tapi vertikal. Karena hal itu, pemilik rumah terlihat sangat kecewa dan merasa rumahnya tidak sempurna. Lalu biksu itu berkata, 

"Apakah dengan satu batu bata yang terbalik itu, rumahmu akan ambruk?"

"Tidak." Jawab si pemilik rumah.

"Apakah dengan satu batu bata yang terbalik itu, rumahmu bisa ditembus oleh air hujan, maling, dan binatang liar?"

"Tidak pernah" Pemilik rumah menggelengkan kepalanya.

"Apakah dengan satu batu bata yang terbalik itu, orang-orang akan menganggap rumahmu jelek?"

"Belum ada yang bilang begitu." Pemilik rumah kembali menggelengkan kepalanya.

"Nah.. Kalau begitu, apa yang kamu khawatirkan dari rumahmu?"

"Aku menginginkan rumah yang sempurna konstruksinya.  Satu kekurangan ini mengganggu pikiranku."

"Sadarlah.. Batu bata yang terbalik ini memang mungkin tidak indah bentuknya. Tapi lihatlah.. Posisinya memang seperti itu untuk menutupi bagian yang kosong di bagian tembok pojok ruangan. Apabila kamu memaksakan untuk tidak memasang batu itu dengan posisi seperti sekarang, bagian tembok itu tidak akan kuat. Kamu memilih rumah yang sempurna bentuknya namun tidak kuat, atau rumah yang memiliki kekurangan bentuknya, namun kokoh?" Biksu menjelaskan sambil menunjuk bagian pojok rumah yang batu batanya terbalik itu.

Pemilik rumah terperangah, lalu menyadari apa yang dikatakan Biksu itu benar. Dia pun tersenyum, dan segala muram durjanya hilang seketika.

Itulah manusia, kadang kita terlalu fokus kepada kekurangan kita, sampai akhirnya kita melupakan kelebihan kita. Gue jadi inget sama cerita gue sendiri dulu, di mana setelah gue kecelakaan, dan mata kanan gue mengalami cacat permanen. Gara-gara cacat di mata itu, gue jadi kehilangan semua rasa percaya diri gue. Gue pun tutupin mata kanan gue pake perban putih besar, meskipun sudah nggak luka lagi. Gue cuma nggak mau orang-orang melihat cacat gue di mata ini.

Keputusan itu ternyata membuat hidup gue semakin kacau. Orang-orang yang gue temui malah melihat perban gue dan membahas hal itu setiap kali kita mengobrol. Yah, gue pun semakin ngedrop. Akhirnya, setelah jengah dengan pertanyaan-pertanyaan orang, gue mulai mikir nothing to lose. Sudahlah, gue lepasin nih perban di mata. Gue plaster dikit aja di pojokan mata, karena kondisi mata gue kalo tanpa plaster itu, bakal selalu ngeluarin air mata. Kelopak mata gue masih sedikit terbuka, setelah operasi terakhir di mata gue.

Setelah gue nyoba cuek dengan cacat di mata gue, justru malah sedikit orang yang notice kalo mata gue nggak sempurna. Tapi ada juga orang yang notice dengan keadaan mata ini. Setiap ada yang nanya mata gue kenapa, gue langsung ceritain sejarah mata gue seperti di postingan INI. Dan setelah gue nyeritain itu, yang ada mereka malah salut dengan masa lalu gue yang begitu kelamnya, dan gue bisa survive. Jadinya, gue nyadar, ternyata kekurangan dalam diri kita, nggak selalu jadi kelemahan. Justru kadang itu malah menjadi kekuatan tersendiri yang membuat orang merasa kita lebih spesial.

Kembali kepada soal Ningsih. Berbekal pengalaman itu, gue pun ngasih masukan untuk Ningsih. Agar dia nggak pesimis lagi tentang keadaannya. Dia selalu pesimis untuk menerima orang baru karena dia merasa status janda dan punya anak itu akan membuat cowok-cowok ilfeel sama dia. Gue jelasin ke dia, bahwa status janda dan punya anak itu bukanlah kekurangan.

"Kalo ada cowok yang datang ke elo, harusnya elo nggak boleh minder. Justru cowok itu yang harus minder." Gue mulai coba jelasin ke dia.

Ningsih mengernyitkan dahi, "Kok bisa?"

Gue pegang pundak Ningsih, dan tatap matanya dalam-dalam, "Gini.. Lihat deh, Ning.. Dengan status lo yang janda, lo kerja dengan jalan yang halal, lo bisa ngegedein anak, nyekolahin anak, sendirian. Kok bisa lo anggep itu kekurangan. Justru itu kelebihan."

Ningsih terdiam, dan gue melanjutkan, "Bisakah dia menjadi pasangan yang lebih bertanggungjawab dari lo? Bisakah dia lebih tangguh dari lo? Cowok yang datang ke elo, istilahnya udah nggak perlu mikir berat banget untuk nafkahin lo. Karena lo udah bisa ngelakuin itu semua sendiri sebelumnya. Justru dia sendiri yang harus membuktikan bahwa dia bisa lebih baik usahanya dibanding lo, karena dia cowok. Ngerti?"

Ningsih mengangguk dan tersenyum.

"Pokoknya, jangan galau lagi. Kalo ada cowok datang ke elo, kasih tau dia, bahwa tanpa ada dia, hidup lo udah jalan dengan baik. Jadi, kedatangan dia harus bisa membuat hidup lo lebih baik, bukan makin ribet. Karena elo sudah mandiri, pastikan cowok itu bisa menyokong kemandirian elo, bukan memanfaatkan elo."

"Tapi kegagalan pernikahan itu kan nilai minus juga, Litt." Ningsih kembali mengeluh.

"Gini.. Kan pernikahan lo gagal, jelas karena laki lo dulu kabur sama cewek lain. Ninggalin lo dan anak lo. Apakah itu salah lo? Enggak. Justru lo harus bangga, karena lo masih bisa survive dengan hal itu." Gue kembali menepuk pundaknya. Ningsih tersenyum.

Itulah akhir dari obrolan kami. Ningsih tampaknya sekarang sudah nggak galau-galau lagi. Gue liat, dia udah mulai posting foto-foto ngedate sama cowok. Gue seneng ngelihatnya. Gue seneng, karena apa yang gue saranin, bener-bener mampu dia tangkap dengan baik.

Kesimpulannya sih, jangan takut untuk terlihat tak sempurna di depan orang lain. Kekurangan itulah yang membuat kita disebut manusia. Terlalu berusaha untuk membuat diri kita terlihat sempurna hanya akan membuat kita lupa caranya hidup bahagia. Karena kebahagiaan itu berawal dari saat kita bisa tampil apa adanya.

Nah, buat kalian yang masih suka minder sama kekurangan, coba deh liat kekurangan itu dari sudut pandang yang berbeda. Apakah itu memang sebuah kekurangan yang harus diperbaiki, ataukah itu sebenernya adalah sebuah kelebihan yang membuat lo salah persepsi?

Read More 33